Hint

Jumat, 01 Juli 2011

Meriahnya JAKARTA FAIR 2011

Pada hari Rabu, tepatnya tanggal 29 Juni 2011, Aku mengajak Mantan Pacarku untuk mengisi liburan ke PRJ (JAKARTA FAIR 2011). Berangkatlah kami dari Bogor dengan Kereta Listrik (KRL) Bogor - Jakarta, dan ternyata hari itu adalah hari terakhir untuk KRL Pakuan Express.
Walau masih agak bingung harus turun dimana, dan sempat BBMan dengan beberapa teman untuk menanyakan baiknya turun distasiun mana dan naik apa?, sebelum mendapat jawaban yang akurat dari beberapa teman diGroup BBM, Kami Putuskan untuk Turun di Gambir, kami teringat 1 Tahun yang lalu kami pernah Turun di Monas dianter oleh BUS TransJakarta, Singkat Cerita Turunlah kami di Gambir dan langsung menuju ke Monas, diMonas Kami sempat berfoto2, Maklum setelah sekian lama tinggal di Bogor, dan Bolak balik Jakarta, aku belum pernah naik ke Monas...tadinya mau sekalian berwisata ke Monas, sebelum kePRJ, tapi Melihat antrian yang minta ampun panjaaaaaaaangggggg banget, akhirnya kami putuskan untuk langsung ke PRJ saja.
Carilah kami Halte untuk BUS Transjakarta yang khusus kePRJ, dengan bertanya beberapa kali kepada Pedagang yang ada disekitar Monas, kami temukan Halte tempat jemputan Penumpang Khusus PRJ.
Disitu sudah bertumpuk orang yg mengantri dengan sedikit ngedumel yang kami dengar,  karena mereka sudah menunggu lama (beberapa jam) dan beredar gosip BUS Transjakarta  mengangkut penumpang diluar Halte (tempat penjemputan), tapi tenyata gosip itu tidak benar, karena BUS TransJakarta, baru saja datang dan menurunkan penumpannya di situ (halte), setelah penumpang asal PRJ turun, penumpang yang akan naik langsung berlomba-lomba untuk naik (maklum Gratisssssan, dan jumlah penumpang yg akan naik lebih banyak dari kursi yang tersedia). Dengan susah payah, desak-desakan, berhimpitan dan nyaris jatuh saat naik tangga BUS, akhirnya kami dapat masuk kedalam BUS dan dapat tempat duduk. Hal ini karena penumpang yang akan berangkat melebihi jumlah kursi yang tersedia... banyak penumpang yang berdiri...karena saking penuhnya berbagai macam Aroma mulai bertebaran, mulai dari aroma Parfum mahal sampai yg seharga 10rb 3, hehehe.
Saya cuma berguman kepada istriku, yah beginilah kalau naik BUS yang Gratisan, harus siap dengan kondisi yang seperti ini.
Singkat cerita, tidak memakan waktu lama, kira-kira 20 – 30 Menit kami tiba di PRJ, dan sudah siap untuk antrian berikutnya,antri Tiket...
Walau mengalami kenaikan harga dari tahun sebelumnya, tapi minat dan antusias orang yang datang ke PRJ luar biasa,dan juga mungkin karena hari libur yah??
Setelah memperoleh Tiket, akhiranya kami bisa masuk dengan cepat...karena pintu yang kami masuk, tidak terlalu rame, berbeda dengan tahun yang lalu kami masuk lewat pintu depan, mmmm ngantrinya lamaaaa....
Mungkin usul untuk kedepan, Tiket bisa dijual secara Online, lumayan untuk mengurangi antrian yang panjanggggg.....
Tak lama dari Pintu masuk, sampailah kami keTempat Hajatan Tahunan ini (PRJ), dengan meriah dan sambutan, tawaran para SPG Rokok, Makan, dan Minuman yang sudah Standby di Standnya masing-masing, Seruuu....
Pilihan pertama adalah melihat stand elektronik, karena saya ingin mengetahui perkembangan perangkat elektronik baik Handphone maupun Komputer / Laptop, walaupun tidak membeli, paling tidak tau tentang perkembangan produk tersebut dan sekalian survey harga, berbeda dengan istri saya, hobbynya belanja Pakaian dan Kuliner..
Aku putuskan untuk lihat-lihat peralatan elektronik dan kalau sudah lapar baru kita makan, setelah berputar-putar beberapa jam,,akhirnya laperrr juga, kami putuskan untuk mengisi perut dulu, Makanlah kami disalah satu Cafe yang tersedia, mmmmmm....terpuaskan rasa lapar yang ada.
Setelah mengisi perut, kami lanjutkan untuk mencari Pakaian, sesuai hobby istriku, hunting-hunting, ketempat yang tahun lalu, Owww, ternyata banyak produk barunya dengan Style yang makin Oksss saja, dan tanpa saya sadari, saya kembali membeli ditempat yang sama seperti tahun kemarin (disadari waktu diKRL), dan terus terang modelnya uniq dengan Diskon sampai 80%, dan merknya cuma satu saja...
Setelah selesai hunting-hunting, demikian juga dengan Istri, tanpa terasa sudah 8 buah kantong belanjaan dalam genggaman tapi Dompetku kempessssss L
Tapi sudahlah setahun sekali kog, lagian beramal bila bisa menyenangkan hati Istriku. J
Setelah berbelanja, kami putuskan untuk sudahkan dulu petualangan kami di PRJ dan kembali ke Bogor, mmm kalau rumah/tempat kami dekat dengan PRJ, pasti belum pulang kerumah, masih ingin nonton pertunjukan musik yang ada, tidak lupa kami membeli Kerak Telor sebagai oleh-oleh.
Karena takut tidak dapat kereta kami buru-buru untuk mencari Angkutan ke Stasiun Gambir, Kami mencoba peruntungan menunggu Halte BUS TransJakarta, tapi sampai 30 Menit berlalu, BUSnya tidak datang –datang juga, Akhirnya kami putuskan untuk naik BAJAJ saja, tawar menawar harga, alot juga hehehe...harga yang biasanya 15rb jd 35rb akhirnya kami dapat dengan harga damai 25rb sampai diStasiun Kota, Sesampai disana, dengan lari tergesa-gesa kami membeli Tiket dan segera menuju kereta yang mau berangkat...eh ternyata bukan KRL yang mau keBogor L jadi Malu.....
Dan ternyata penumpang yang kami jumpai dikereta waktu datang, ketemu lagi dengan mereka waktu mau pulang, heheh mereka Cuma senyum-senyum saja, lihat kami yang sudah takut ketinggalan kereta,10 menit kemudian datanglah KRL tujuan Bogor dengan terburu-buru kami naik dan mencari tempat duduk, syukurlah kami mendapat tempat duduk, sehingga bisa beristirahat dengan baik
Sesampai di Bogor ternyata hujan Besar, dan setelah agak reda kami melanjutkan pulang kerumah...tadinya mau menjemput si kecil (Keila) yang dititip diRumah Emaknya, tapi karena kondisinya hujan dan kami menggunakan Roda Dua, akhirnya Si Kecil nginap di Rumah Emaknya, dan kami berbulan madu lagi.
Ok Sahabat Blog detik, demikianlah sedikit cerita tentang Pengalaman saya dan istri datang ke JAKARTA FAIR 2011.


Sukses untuk kita semua....Selalu berpikiran Positif....


Pada Ikutan Yah...Siapa tau dapat IPAD ikutan diBlog ini:
http://jakartafair2011.blogdetik.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar