Hint

Sabtu, 20 Agustus 2011

Cara Mendaftar Layanan BlackBerry

Saat ini, sudah banyak Operator yang menyediakan layanan BlackBerry kepada para pelanggannya, kita dapat dengan mudah mendaftar dan menentukan operator mana yang lebih pas dengan kita (lebih cocoknya yang mana lebih pas ama isi kantong kita, hihi), seperti yang kita ketahui sendiri, untuk menikmati layanana blackberry ini, kita harus menyiapkan dana lebih agar dapat menikmati push email dan internet unlimited dari operator penyedia, disini saya akan memberikan informasi bagi anda yang ingin mendaftar layanan blackberry, monggoo.. 


1. Layanan Blackberry dari Indosat.
BlackBerry® on Demand, layanan push email yang dapat diaktifkan dengan mudah secara prabayar melalui pengiriman SMS ke 889 maupun melalui UMB (ketik *123*6*1#dan tekan “OK”). Dengan layanan BlackBerry® on-Demand ini, Anda pelanggan Matrix,  Mentari maupun IM3 dapat menikmati fitur-fitur BlackBerry® Retail/BIS seperti push mail (yahoo, gmail maupun email yang mendukung POP3 atau IMAP), melihat attachment, internet browsing, chatting, i-stock, BlackBerry® Unite, dan banyak aplikasi menarik lainnya langsung dari handset BlackBerry Anda.


Cara berlangganan BlackBerry on-Demand
Untuk mendapatkan / mengikuti program promo BlackBerry on Demand, pelanggan Mentari, IM3 dan Matrix cukup dengan mengirimkan SMS permohonan berlangganan ke 889 dengan format sebagai berikut :
Format SMS BlackBerry on Demand
Note:
o            Unlimited email dengan menggunakan APN BlackBerry.net
o            Apabila digunakan sebagai dial up modem maka akan menggunakan APN operator indosatgprs.com dengan tarif promo Rp 1,- (belum termasuk PPN)
Ketentuan BlackBerry on-Demand Bonus Pulsa (BIS2Bonus)
BlackBerry on-Demand Bonus Pulsa hanya dapat dinikmati oleh pelanggan dan calon pelanggan Mentari dan IM3. Bonus pulsa berupa 50 menit waktu bicara dan 50 SMS dimana pemanfaatannya mengikuti ketentuan sebagaimana berikut :
o            Bonus hanya berlaku untuk voice dan SMS tujuan ke sesama Indosat (on-net) dan dapat dinikmati pelanggan H + 1 setelah melakukan registrasi layanan.
o            Bonus pulsa dapat diakumulasikan dengan bonus pulsa lainnya dan hanya dapat dipergunakan selama kartu berada pada masa aktif.
o            Bonus 50 menit nelpon dan 50 SMS baru berlaku efektif mulai tanggal 1 Mei 2009. Bonus yang diperoleh sebelum 1 Mei 2009 akan di convert menjadi bonus percakapan.

Pelanggan dapat mengetahui bonus pulsa yang diterima melalui:
o            Cek pulsa, ketik *555# atau
o            SMS notifikasi yang diterima oleh pelanggan sbb:
Selamat, Anda mendapat bonus 50 menit telepon dan 50 SMS dari promo langganan bulanan BlackBerry on Demand. Bonus dapat digunakan untuk telepon & SMS ke sesama Indosat Program s.d 31Desember 09.
Info hubungi 222 dari HP.

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
1.        Bagi anda pengguna handset selain BlackBerry (Nokia, Sony Ericsson, Dopod, HTC, Motorola), sebelum mengirimkan sms registrasi BlackBerry® On Demand ke 889, anda harus memastikan bahwa handset anda support BlackBerry® Connect dan sudah melakukan instalasi BlackBerry® Connect pada handset tersebut. Tidak semua handset Nokia, Sony Ericsson, Dopod, HTC maupun Motorola mendukung BlackBerry Connect. Untuk keterangan handset yang mendukung BlackBerry Connect dapat dilihat pada kolom tipe/seri handset dalam tabel format penulisan SMS dibawah. Anda dapat mendownload aplikasi BlackBerry® Connect disini.
2.        Apabila anda menerima sms berupa “Layanan BIS BlackBerry® Bulanan Anda sudah dapat digunakan sampai tanggal dd/mm/yyyy” atau “Layanan BIS BlackBerry® Mingguan Anda sudah dapat digunakan sampai tanggal dd/mm/yyyy” maka layanan BlackBerry® anda sudah aktif dan dapat digunakan secara langsung.
3.       Apabila layanan BlackBerry® on Demand Anda sudah aktif, maka lakukan hard restart device dengan melepas baterai handset dan memasangnya kembali agar setting-an GPRS/EDGE/3G di handset menjadi terkoneksi. Indikiator pada handset BlackBerry dengan kondisi handset terkoneksi adalah GPRS/EDGE/3G pada pojok kanan atas layar handset BlackBerry. Bila ternyata kondisi sinyal dihandset masih GPRS/EDGE/3G maka handset BlackBerry belum terkoneksi dengan baik.
Untuk handset BlackBerry Connect, indikator pada handset mempunyai beberapa kondisi yaitu:
•  Kondisi terkoneksi adalah, 

•  Kondisi mencari koneksi adalah,

•  Kondisi tidak terkoneksi adalah 
 atau 
4.        Masa aktif GSM mempunyai peranan paling penting dalam menentukan berfungsi atau tidaknya semua service pada simcard tersebut. Bila masa aktif GSM berakhir maka semua service yang ada pada simcard tersebut akan tidak berfungsi termasuk BlackBerry on Demand.
5.       Tarif BlackBerry on Demand tidak termasuk dalam tarif voice, SMS, MMS dan BlackBerry ataupun handset sebagai modem untuk PC atau laptop.
6.        Tarif BlackBerry on Demand termasuk dalam pemakaian data unlimited melalui APN BlackBerry.net seperti email (max integrasi 10 account personal email di www.indosat.blackberry.com), attachment, chatting, BlackBerry Unite, browsing, google map dan semua aplikasi standard BlackBerry yang dijalankan pada handset BlackBerry. Untuk handset non BlackBerry, Indosat tidak bertanggung jawab terhadap suatu aplikasi yang diinstal pada handset tersebut dan apabila aplikasi tersebut membutuhkan koneksi GPRS/EDGE/3G, maka koneksi tersebut akan menggunakan tarif Rp1/kb.
7.        BlackBerry on Demand menggunakan pemakaian unlimited data GPRS/EDGE/3G melalui APN BlackBerry.net dan hanya berlaku untuk pemakaian di Indonesia. Pemakaian data roaming internasional di Luar Negeri tidak termasuk dalam tarif BlackBerry on Demand. Tarif roaming internasional normal untuk Mentari, IM3, dan Matrix dan akan berlaku di negara tersebut.
8.       Layanan i-GPS sementara belum dapat digunakan untuk pelanggan Mentari, dan IM3. Namun untuk pelanggan Matrix regular yang menggunakan service BlackBerry on Demand dapat menggunakan layanan i-GPS dengan normal pada handset BlackBerry dan berlaku setahun. Service i-GPS mengandalkan trafik data melalui APN BlackBerry.net pada service BlackBerry on Demand ataupun BlackBerry Matrix biasa. Dengan menggunakan BlackBerry on Demand, pelanggan hanya perlu memiliki salah satu paket i-GPS dan bisa menggunakan service i-GPS unlimited selama setahun dengan syarat ada koneksi data melalui APN BlackBerry.net. Pelanggan dapat memiliki koneksi APN BlackBerry.net dengan menggunakan service BlackBerry on Demand maupun BlackBerry Matrix.
9.        Bila BlackBerry atau handset BlackBerry Connect digunakan sebagai modem, maka pemakaian data GPRS/EDGE/3G tidak melalui APN BlackBerry.net. Seluruh data akan dilewatkan melalui APN indosatgprs dengan tarif Rp1/kb. Tarif roaming internasional akan menyesuaikan jika pelanggan menggunakan BlackBerry atau handset BlackBerry Connect sebagai modem di luar negeri. Untuk pelanggan Mentari dan IM3, tarif pemakaian data nasional maupun internasional akan diambil dari saldo yang tersisa.
10.     Untuk pelanggan Matrix yang ingin menggunakan BlackBerry on Demand harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
•  Tidak sedang memiliki paket BlackBerry Matrix. Pelanggan tidak bisa memiliki dua paket sekaligus yaitu BlackBerry BIS regular dan BlackBerry on Demand. Bila pelanggan ingin menggunakan BlackBerry on Demand, maka pelanggan harus menon-aktifkan service BlackBerry BIS regular di Galeri terlebih dahulu. Setelah itu, pelanggan bisa mengirimkan SMS Registrasi Mingguan atau Bulanan ke 889.
•  Account Matrix tidak sedang dalam keadaan ”Suspend” atau ”Block”.
•  Biaya BlackBerry on Demand akan ditagihkan melalui cycle billing berikutnya.
11.     BlackBerry on Demand dapat digunakan di handset BlackBerry maupun handset non BlackBerry yang sudah terinstal software BlackBerry Connect pada handset tersebut. Registrasi BlackBerry on Demand via UMB dapat dilakukan dengan melakukan dial ke nomor *123*6*1# (bagian fitur Indosat)

2. Layanan Blackberry dari XL.
Blackberry 1 (One)
BERLAKU UNTUK SEMUA PENGGUNA XL Pelanggan Pra Bayar dan Pasca Bayar
Untuk memulai layanan BlackBerry One Tarif Harian, ketik: BB (spasi) ON, kirim ke 568
Untuk berhenti berlangganan, ketik: BB (spasi) OFF, kirim ke 568
Untuk bantuan informasi, ketik: HELP, kirim ke 568
Layanan BlackBerry One dari XL akan aktif maksimal 1X24 jam setelah proses aktivasi (reset battpull setelah sms memulai layanan, biasanya BB service langsung jalan tanpa harus menunggu lama)
Minimal pulsa untuk Prabayar Rp 10.000 setelah dipotong tarif BlackBerry harian
Untuk memulai layanan BlackBerry One Tarif Bulanan, ketik: BB (spasi) Bulan, kirim ke 568
Untuk berhenti berlangganan, ketik: BB (spasi) OFF, kirim ke 568
Untuk bantuan informasi, ketik: HELP, kirim ke 568
Layanan BlackBerry One dari XL akan aktif maksimal 1X24 jam setelah proses aktivasi (reset battpull setelah sms memulai layanan, biasanya BB service langsung jalan tanpa harus menunggu lama)
Minimal pulsa untuk Prabayar Rp. 15.000 setelah dipotong tarif BlackBerry bulanan
Syarat dan Ketentuan
1. Tarif Harian Rp. 5000 merupakan tarif untuk penggunaan layanan BlackBerry Internet Service
2. Tarif harian Rp. 5.000 untuk chatting, email & browsing sepuasnya hanya berlaku bila pelanggan menggunakan layanan BlackBerry melalui handset BlackBerry (APN BlackBerry.net)
3. Pelanggan yang menggunakan handset selain BlackBerry (layanan BlackBerry Connect) hanya dapat menikmati fasilitas email sepuasnya, sementara untuk layanan lainnya termasuk browsing akan dikenakan tariff akses data/GPRS yang biasa yaitu Rp. 10/KB
4.
Minimal pulsa untuk XL Prabayar Rp 10.000,- setelah dipotong tarif BlackBerry harian
5. Untuk saat ini pelanggan XL Prabayar dan XL Pascabayar belum dapat menggunakan layanan BlackBerry One untuk Jelajah International (International Roaming)
6. Untuk sementara hanya pelanggan/pengguna layanan BlackBerry standard yang bisa menggunakan layanan BlackBerry untuk jelajah International (International Roaming) dengan syarat mengajukan permohonan ke XL untuk dibukakan fasilitas Roaming International
7. Pelanggan/pengguna layanan BlackBerry XL (termasuk layanan BlackBerry One) yang melakukan aktivitas browsing dengan menggunakan aplikasi/browser Opera Mini akan dikenakan tariff standard GPRS ( tidak termasuk dalam paket unlimited/sepuasnya)
8. Pelanggan/pengguna layanan BlacBerry XL (termasuk layanan BlackBerry One) yang melakukan akses wap browser, misal membuka situs youtube dan kemudian menikmati fasitas film/video yang ada di situs tsb, maka akan dikenakan tariff standard GPRS ( tidak termasuk dalam paket unlimited/sepuasnya)
9. Pembebanan tarif penggunaan layanan BlackBerry & akses data di luar negeri akan disesuaikan dengan tariff operator di luar negeri yang digunakan oleh pelanggan saat melakukan jelajah international (International Roaming)
Setelah BIS XL aktif :
1. Register Host Routing Table :
Options → Advanced options → Host Routing Table → klik menu → Register Now
Pilih yg 510 ID[51001130]
2. Send Service Books :
Service Books adalah list konfigurasi yang ada di Device untuk memastikan seluruh aktivitas email, browser, dll berjalan sempurna
Pelanggan dapat mengirimkan service books dgn cara :
1. Pada menu home page klik Service Books
2. Klik Button Service Books
3. Saat Service Books terkirim akan ada notifikasi sukses pop up di layar komputer dan dikirim notifikasi ke handheld
4. Minta pelanggan untuk mengecek ulang service books yang ada di HP dengan masuk ke menu Options → Advanced Options → Service Books
3. Setting Browser :
Options → Advanced options → Browser
Default Browser Config : Internet Browser
Default MDS Config : Internet Browser
Default WAP Browser Config : XL WAP
4. Setting TCP/IP :
Options → Advanced options → TCP/IP
APN : kosongkan
Username : kosongkan
Password : kosongkan
Note : hapus semua jika pd field² tsb ada isinya
jika sebelumnya sudah pernah membuat bookmark pd BB Browser, hapus dan buat bookmark baru…agar setting pd bookmarked page mengikuti setting yg baru. Tujuannya agar pulsa tidak terpotong waktu browsing.
Info untuk daftar email BlackBerry XL ada di SINI

3. Layanan Blackberry dari Telkomsel.
Fitur yang tersedia seperti sbb:
Social Networking (Facebook, MySpace, untuk Twitter & aplikasi lainnya “coming soon”)
Instant Messaging (BBM, YM, Google Talk, dst)
 Fitur yang tidak tersedia adalah:
Browsing
Email
Sementara itu, layanan BlackBerry Business (Chat & Mail) menyediakan unlimited push mail dan chatting dengan paket hemat harian Rp 5.000, paket mingguan Rp 28.000, dan paket bulanan Rp 65.000 untuk bulan pertama, selanjutnya Rp 80.000 per bulan.
Fitur yang tersedia seperti sbb:
Email (Gmail, Yahoo!, AOL, dst)
Instant Messaging (BBM, YM, Google Talk, dst)
Fitur yang tidak tersedia adalah:
Browsing
SocialNetworking (Facebook, twitter, dst)
(2-2nya gak bisa browsing?)
iya
Info lain :
Aktivasi BlackBerry:
BBBiz Harian: “bbbizhari<spasi>reg”
BBBiz Mingguan: “bbbizminggu<spasi>reg”
BBbiz Bulanan: “bbbizbulan<spasi>reg”
BBlife Harian: “bblifehari<spasi>reg”
BBlife Mingguan: “bblifeminggu<spasi>reg
BBlife Bulanan: “bblifebulan<spasi>reg”
Terminasi BlackBerry:
Untuk semua layanan: “bb<spasi>unreg”
Atau Aktivasi, Cek Status BlackBerry, Unreg BB via UMB. Ketik *303#
Pop up Screen:
1. Info Paket BB
2. Paket BB Unlimited
3. Paket BB Business
4. Paket BB Lifestyle
5. Cek Status BB
6. UnReg Layanan BB
 4. Layanan Blackberry dari Axis.

Layanan Blackberry Axis
(sumber : http://blackberry.axisworld.co.id/bb-tariff.php)
Demikian info dari saya, untuk kualitas layanan, yang saya tahu sekarang yang paling bagus adalah layanan Blackberry dari Indosat (sumber dari agan2 kaskus).
Semoga bermanfaat, Senangnya bisa berbagi 

Jumat, 01 Juli 2011

Meriahnya JAKARTA FAIR 2011

Pada hari Rabu, tepatnya tanggal 29 Juni 2011, Aku mengajak Mantan Pacarku untuk mengisi liburan ke PRJ (JAKARTA FAIR 2011). Berangkatlah kami dari Bogor dengan Kereta Listrik (KRL) Bogor - Jakarta, dan ternyata hari itu adalah hari terakhir untuk KRL Pakuan Express.
Walau masih agak bingung harus turun dimana, dan sempat BBMan dengan beberapa teman untuk menanyakan baiknya turun distasiun mana dan naik apa?, sebelum mendapat jawaban yang akurat dari beberapa teman diGroup BBM, Kami Putuskan untuk Turun di Gambir, kami teringat 1 Tahun yang lalu kami pernah Turun di Monas dianter oleh BUS TransJakarta, Singkat Cerita Turunlah kami di Gambir dan langsung menuju ke Monas, diMonas Kami sempat berfoto2, Maklum setelah sekian lama tinggal di Bogor, dan Bolak balik Jakarta, aku belum pernah naik ke Monas...tadinya mau sekalian berwisata ke Monas, sebelum kePRJ, tapi Melihat antrian yang minta ampun panjaaaaaaaangggggg banget, akhirnya kami putuskan untuk langsung ke PRJ saja.
Carilah kami Halte untuk BUS Transjakarta yang khusus kePRJ, dengan bertanya beberapa kali kepada Pedagang yang ada disekitar Monas, kami temukan Halte tempat jemputan Penumpang Khusus PRJ.
Disitu sudah bertumpuk orang yg mengantri dengan sedikit ngedumel yang kami dengar,  karena mereka sudah menunggu lama (beberapa jam) dan beredar gosip BUS Transjakarta  mengangkut penumpang diluar Halte (tempat penjemputan), tapi tenyata gosip itu tidak benar, karena BUS TransJakarta, baru saja datang dan menurunkan penumpannya di situ (halte), setelah penumpang asal PRJ turun, penumpang yang akan naik langsung berlomba-lomba untuk naik (maklum Gratisssssan, dan jumlah penumpang yg akan naik lebih banyak dari kursi yang tersedia). Dengan susah payah, desak-desakan, berhimpitan dan nyaris jatuh saat naik tangga BUS, akhirnya kami dapat masuk kedalam BUS dan dapat tempat duduk. Hal ini karena penumpang yang akan berangkat melebihi jumlah kursi yang tersedia... banyak penumpang yang berdiri...karena saking penuhnya berbagai macam Aroma mulai bertebaran, mulai dari aroma Parfum mahal sampai yg seharga 10rb 3, hehehe.
Saya cuma berguman kepada istriku, yah beginilah kalau naik BUS yang Gratisan, harus siap dengan kondisi yang seperti ini.
Singkat cerita, tidak memakan waktu lama, kira-kira 20 – 30 Menit kami tiba di PRJ, dan sudah siap untuk antrian berikutnya,antri Tiket...
Walau mengalami kenaikan harga dari tahun sebelumnya, tapi minat dan antusias orang yang datang ke PRJ luar biasa,dan juga mungkin karena hari libur yah??
Setelah memperoleh Tiket, akhiranya kami bisa masuk dengan cepat...karena pintu yang kami masuk, tidak terlalu rame, berbeda dengan tahun yang lalu kami masuk lewat pintu depan, mmmm ngantrinya lamaaaa....
Mungkin usul untuk kedepan, Tiket bisa dijual secara Online, lumayan untuk mengurangi antrian yang panjanggggg.....
Tak lama dari Pintu masuk, sampailah kami keTempat Hajatan Tahunan ini (PRJ), dengan meriah dan sambutan, tawaran para SPG Rokok, Makan, dan Minuman yang sudah Standby di Standnya masing-masing, Seruuu....
Pilihan pertama adalah melihat stand elektronik, karena saya ingin mengetahui perkembangan perangkat elektronik baik Handphone maupun Komputer / Laptop, walaupun tidak membeli, paling tidak tau tentang perkembangan produk tersebut dan sekalian survey harga, berbeda dengan istri saya, hobbynya belanja Pakaian dan Kuliner..
Aku putuskan untuk lihat-lihat peralatan elektronik dan kalau sudah lapar baru kita makan, setelah berputar-putar beberapa jam,,akhirnya laperrr juga, kami putuskan untuk mengisi perut dulu, Makanlah kami disalah satu Cafe yang tersedia, mmmmmm....terpuaskan rasa lapar yang ada.
Setelah mengisi perut, kami lanjutkan untuk mencari Pakaian, sesuai hobby istriku, hunting-hunting, ketempat yang tahun lalu, Owww, ternyata banyak produk barunya dengan Style yang makin Oksss saja, dan tanpa saya sadari, saya kembali membeli ditempat yang sama seperti tahun kemarin (disadari waktu diKRL), dan terus terang modelnya uniq dengan Diskon sampai 80%, dan merknya cuma satu saja...
Setelah selesai hunting-hunting, demikian juga dengan Istri, tanpa terasa sudah 8 buah kantong belanjaan dalam genggaman tapi Dompetku kempessssss L
Tapi sudahlah setahun sekali kog, lagian beramal bila bisa menyenangkan hati Istriku. J
Setelah berbelanja, kami putuskan untuk sudahkan dulu petualangan kami di PRJ dan kembali ke Bogor, mmm kalau rumah/tempat kami dekat dengan PRJ, pasti belum pulang kerumah, masih ingin nonton pertunjukan musik yang ada, tidak lupa kami membeli Kerak Telor sebagai oleh-oleh.
Karena takut tidak dapat kereta kami buru-buru untuk mencari Angkutan ke Stasiun Gambir, Kami mencoba peruntungan menunggu Halte BUS TransJakarta, tapi sampai 30 Menit berlalu, BUSnya tidak datang –datang juga, Akhirnya kami putuskan untuk naik BAJAJ saja, tawar menawar harga, alot juga hehehe...harga yang biasanya 15rb jd 35rb akhirnya kami dapat dengan harga damai 25rb sampai diStasiun Kota, Sesampai disana, dengan lari tergesa-gesa kami membeli Tiket dan segera menuju kereta yang mau berangkat...eh ternyata bukan KRL yang mau keBogor L jadi Malu.....
Dan ternyata penumpang yang kami jumpai dikereta waktu datang, ketemu lagi dengan mereka waktu mau pulang, heheh mereka Cuma senyum-senyum saja, lihat kami yang sudah takut ketinggalan kereta,10 menit kemudian datanglah KRL tujuan Bogor dengan terburu-buru kami naik dan mencari tempat duduk, syukurlah kami mendapat tempat duduk, sehingga bisa beristirahat dengan baik
Sesampai di Bogor ternyata hujan Besar, dan setelah agak reda kami melanjutkan pulang kerumah...tadinya mau menjemput si kecil (Keila) yang dititip diRumah Emaknya, tapi karena kondisinya hujan dan kami menggunakan Roda Dua, akhirnya Si Kecil nginap di Rumah Emaknya, dan kami berbulan madu lagi.
Ok Sahabat Blog detik, demikianlah sedikit cerita tentang Pengalaman saya dan istri datang ke JAKARTA FAIR 2011.


Sukses untuk kita semua....Selalu berpikiran Positif....


Pada Ikutan Yah...Siapa tau dapat IPAD ikutan diBlog ini:
http://jakartafair2011.blogdetik.com/

Senin, 27 Juni 2011

"1 ONS BUKAN 100 GRAM!" » Potret Salah Didikan Sejak Dini

Gara2 Carrefour dan Hypermart memasang tanda "kurma Rp 2,350 / ONS ",  sah2 saja mereka memberikan kita cuman 28 gram, bukan 100 gram spt yg kita duga. pelajaran yg bermanfaat dari tulisan seorang teman bagi kita semua. 
1 ONS BUKAN 100 GRAM !
...Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir tahun lalu. Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal.
Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam buku petunjuknya menggunakan satuan pound dan ounce. Kesalahan fatal muncul karena yang bersangkutan mengartikan 1 pound = 0,5 kg. dan 1 ounce (ons) = 100 gram, sesuai pelajaran yang ia terima dari sekolah. Sebelum PHK dijatuhkan, teman saya diberi tenggang waktu 7 hari untuk membela diri dgn cara menunjukkan acuan ilmiah yang menyatakan 1 ounce (ons) = 100 g. Usaha maksimum yang dilakukan hanya bisa menunjukkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mengartikan ons(bukan ditulis ounce) adalah satuan berat senilai 1/10 kilogram. Acuan lain termasuk tabel-tabel konversi yang berlaku sah atau dikenal secara internasional tidak bisa ditemukan.
SALAH KAPRAH YANG TURUN-TEMURUN.
Prihatin dan penasaran atas kasus diatas, saya mencoba menanyakan hal ini kepada lembaga yang paling berwenang atas sistem takar-timbang dan ukur diIndonesia, yaitu Direktorat Metrologi . Ternyata, pihak Dir. Metrologi pun telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen 100 gram. Mereka justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia. Untuk ukuran berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan *Ons bukanlah bagian dari sistem metrik* ini dan untuk menghilangkan kebiasaan memakai satuan ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua anak timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan "ons" dan "pound".
Lepas dari adanya kebiasaan kita mengatakan 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, ternyata *tidak pernah ada acuan sistem takar-timbang legal* atau pengakuan internasional atas satuan ons yang nilainya setara dengan 100 gram. Dan dalam sistem timbangan legal yang diakui dunia internasional, *tidak pernah dikenal adanya satuan ONS khusus **Indonesia**.* Jadi, hal ini adalah suatu kesalahan yang diwariskan turun-temurun. Sampai kapan mau dipertahankan ?
BAGAIMANA KESALAHAN DIAJARKAN SECARA RESMI ?
Saya sendiri pernah menerima pengajaran salah ini ketika masih di bangku sekolah dasar. Namun, ketika saya memasuki dunia kerja nyata, kebiasaan salah yang nyata-nyata diajarkan itu harus dibuang jauh karena akan menyesatkan. Beberapa sekolah telah saya datangi untuk melihat sejauh mana penyadaran akan penggunaan sistem takar-timbang yang benar dan sah dikemas dalam materi pelajaran secara benar, dan bagaimana para murid (anak-anak kita) menerapkan dalam hidup sehari-hari. Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, dan anak-anak kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. "Racun" ini sudah tertanam didalam otak anak kita sejak usia dini.
Dari para guru, saya mendapatkan penjelasan bahwa semua buku pegangan yang diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk melakukan koreksi selama Dep. Pendidikan belum merubah atau memberi-kan petunjuk resmi.
TANGGUNG JAWAB SIAPA ?
Maka, bila terjadi kasus-kasus serupa diatas, Departemen Pendidikan kita jangan lepas tangan. Tunjukkanlah kepada masyarakat kita terutama kepada para guru yang mengajarkan kesalahan ini, salah satu alasannya agar tidak menjadi beban psikologis bagi mereka ; *"acuan sistem timbang legal yang mana yang pernah diakui / diberlakukan secara internasional yang menyatakan bahwa : *1 ons adalah 100 gram, 1 pound adalah 500 gram."?*
Kalau Dep. Pendidikan tidak bisa menunjukkan acuannya, mengapa hal ini diajarkan secara resmi di sekolah sampai sekarang ?
Pernahkan Dep. Pendidikan menelusuri, dinegara mana saja selain ndonesia berlaku konversi 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram ?
Patut dipertanyakan pula, bagaimana tanggung jawab para penerbit buku pegangan sekolah yang melestarikan kesalahan ini ?
Kalau Dep. Pendidikan mau mempertahankan satuan *ons yang keliru* ini, sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang pemakaian satuan "ons" dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas). Sistem baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional sebelum diajarkan kepada anak-anak. Perlukah adanya sistem timbangan Indonesiayang konversinya adalah 1 ons *(Depdiknas)* = 100 gram dan 1 pound *(Depdiknas)* = 500 gram. ? Bagaimana "Ons dan Pound *(Depdiknas)*" ini dimasukkan dalam sistem metrik yang sudah baku diseluruh dunia ? Siapa yang mau pakai ?.
HENTIKAN SEGERA KESALAHAN INI.
Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar. Salah satu contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya.
Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan.
Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai hal ini. Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia. Berikan teladan kepada bangsa ini untuk tidak malu memperbaiki kesalahan.
Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang-Ukur, Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang di Indonesia. Mari kita ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi.
Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya, materinya maupun arah pendidikannya. Mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat berat.
Janganlah malah diperberat dengan *pelajaran sampah* yang justru bakal menyesatkan. Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan yang salah. Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri yang
berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional.
Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh dengan tantangan berat.
ACUAN MANA YANG BENAR ?
Banyak sekali literatur, khususnya yang dipakai dalam dunia tehnik, dan juga ensiklopedi ternama seperti Britannica, Oxford, dll. *(maaf, ini bukan promosi)* menyajikan tabel-tabel konversi yang tidak perlu diragukan lagi. Selain pada buku literatur, tabel-tabel konversi semacam itu dapat dijumpai dengan mudah di-dalam buku harian / diary/agenda yang biasanya
diberikan oleh toko atau produsen suatu produk sebagai sarana promosi.
*Salah satu* konversi untuk satuan berat yang umum dipakai SAH secara internasional adalah sistem avoirdupois / avdp. (baca : averdupoiz).
1 ounce/ons/onza = 28,35 gram *(bukan 100 g.)*
1 pound = 453 gram *(bukan 500 g.)*
1 pound = 16 ounce *(bukan 5 ons)*
Bayangkan saja, bagaimana jadinya kalau seorang apoteker meracik resep obat yang seharusnya hanya diberi 28 gram, namun diberi 100 gram. Apakah kesalahan semacam ini bisa di kategorikan sebagai malapraktek ? (ini hanya gambaran / ilustrasi salah satu akibat yang bisa ditimbulkan, bukan kejadian sebenarnya, tetapi dalam bidang lain banyak sekali terjadi)
Regards,
-toni-

Sumber : http://politikana.com 

Rabu, 22 Juni 2011

Guru go Blog adalah Guru Pintar

Mohon maaf sebelumnya kalau anda kebetulan guru seperti saya. Judul di atas mungkin ada yang salah menangkap maknanya.

Oke..mari kita berbincang-bincang seputar judul tulisan ini, “Guru GoBlog adalah Guru Pintar”.
Saat ini perkembangan dunia informasi begitu cepatnya. Bahkan tidak lagi diukur dalam hitungan tahun, bulan, atau minggu.  Perkembangan teknologi informasi khususnya dunia internet sudah dalam hitungan jam bahkan detik.
Setiap detik selalu saja kita baca ada berita baru seputar teknologi, handphone, komputer, dan  internet. Sejalan juga dengan berita kriminal baik di dunia nyata maupun dunia maya ini.Setiap hari selalu bertambah jutaan alamat website. Ini bisa kita lihat dari perkembangan hasil pencarian di Search engine Google maupun Yahoo. Satu kata kunci, kita akan menemukan jutaan alamat website yang berkaitan dengan kata itu (istilahnya keyword).
Lebih khusus mari kita tengok kemajuan internet dalam dunia pendidikan saja. Tiap hari selalu bertambah media untuk pembelajaran jarak jauh (e-learning) dengan bantuan sebuah ebook.  Di samping itu, banyak sekolah sudah punya website sendiri. Para guru sudah banyak yang memiliki website atau blog pribadi. Guru yang punya blog inilah yang saya sebut “Guru GO-BLOG” bukan Guru GOBLOK (huruf k diganti huruf G).
Bisa saya asumsikan, guru-guru yang sudah punya blog ini adalah guru-guru yang faham sedikit atau banyak tentang internet. Juga faham bagaimana membuat dan mengelola sebuah blog. Blog ini sendiri merupakan catatan pribadi guru mengenai suatu ide, gagasan, pengalaman, saran, kritik, saling berkomunikasi, kenalan, bahkan banyak juga yang sudah menekuni bisnis internet via blog ini.
Jika semua guru di Indonesia punya blog pribadi, maka saya jamin komunikasi antara sesama guru baik serta kemajuan pendidikan  bisa dipercepat. Ya..ini sebenarnya yang harus diperhatikan oleh Depdiknas. Tidak hanya berkutat soal silabus, RPP, proyek, dll. Tapi bagaimana agar SDM guru di Indonesia bisa lebih cepat maju.
Syukurlah sudah ada langkah awal dengan adanya JARDIKNAS. Dimana setiap sekolah sekarang diberi subsidi jaringan Internet. Walaupun saya pribadi harus mengeluarkan kocek pribadi 250 ribu sebulan untuk langganan internet. Yang terkadang saya telat bayar, karena gaji yg pas-pasan untuk segala keperluan.

Source ://subkioke.wordpress.com

Jumat, 17 Juni 2011

MENYEDIAKAN SOFTWARE

Kami Ferenz Solution Computindo Menyediakan Softaware eBENGKEL dan Software lainnya...dan Software Kami dapat di Modifikasi sesuai kebutuhan dengan harga terjangkau....

Program eBENGKEL adalah Program yang dibuat untuk mempermudah User/ Operator maupun pemilik bengkel dalam melakukan Transaksi dan memudahkan dalam memperoleh Informasi tentang Bengkel baik Data Barang, SupplierTransaksi, Stock bahkan Laporan Rugi Laba dari kegiatan Operasional Bengkel





INFORMASI DETAILNYA :
Febry Lodwyk ( 081806008787  / PIN: 2562FC2D)
E-mail: mr_lodwyck@yahoo.com
YM : lodwyck_2000